Pidi Apriyadi Sajikan Tesis Inovatif tentang Potensi Tanah Wakaf untuk Atasi Krisis Perumahan Indonesia
Sidang Akhir Magister (SAM) Program Studi Ilmu Ekonomi FEB Universitas Padjadjaran yang digelar pada 24 Januari 2025 berlangsung secara hybrid, dengan mengusung topik yang sangat relevan dengan isu terkini di Indonesia. Sidang ini dipimpin oleh Dr. Ferry Hadiyanto, S.E.,M.A., Ketua Program Studi Magister Ilmu Ekonomi FEB Unpad, dan diikuti oleh peserta SAM Pidi Apriyadi, mahasiswa penerima Beasiswa LPDP yang mengusung peminatan Ekonomi Syariah.
Tesis Pidi yang berjudul “Mengkaji Potensi Tanah Wakaf dalam Kemungkinan Menyelesaikan Backlog Perumahan di Indonesia” mengangkat solusi inovatif dalam mengatasi masalah backlog perumahan yang terus berkembang di Indonesia. Dalam presentasinya, Pidi mengeksplorasi potensi tanah wakaf sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mengurangi krisis perumahan, sebuah topik yang menarik perhatian di kalangan akademisi dan praktisi.
Tim pembimbing Tesis ini terdiri dari Cupian, Ph.D., Ketua Program Studi Ekonomi Islam FEB Unpad, serta Tubagus Thresna Irijanto, Ph.D., salah satu Dosen Luar Biasa di FEB Unpad yang juga merupakan salah satu Dosen di Universitas Utara Malaysia. Selain itu, Dr. Noraziah Che Arshad, Dosen Universitas Utara Malaysia yang berkompeten dalam bidang keuangan dan perbankan syariah, turut menjadi anggota tim penguji.
Harapan dari Tesis ini adalah agar konsep pemanfaatan tanah wakaf dapat diimplementasikan untuk mendukung penyelesaian backlog perumahan di Indonesia, yang saat ini mencapai jutaan unit. Dengan memanfaatkan potensi tanah wakaf, diharapkan tercipta solusi perumahan yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga sesuai dengan prinsip ekonomi syariah yang adil dan berkelanjutan.
Manfaat lain yang diharapkan adalah terciptanya model baru dalam pengelolaan aset wakaf yang lebih produktif, yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia, terutama dalam sektor properti dan pembangunan berkelanjutan. Ke depan, konsep ini dapat membuka peluang bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah yang layak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan akses terhadap property. Sidang yang berlangsung lancar dan penuh antusiasme ini menunjukkan komitmen Unpad dalam mendukung solusi-solusi berbasis ekonomi syariah untuk mengatasi masalah-masalah sosial di Indonesia.
